Namaku Rana. Nama panjangku adalah Rana Safira. Aku punya adik bernama Rani. Nama panjangnya Rani Sarifa. Nama orangtuaku adalah Ahmad dan Alina. Kami adalah keluarga kecil bahagia.
Suatu hari, Abi dan Umi bertengkar. Aduhh.... kami pusing jadinya. Akhirnya, Abi meceraikan Umi dan Umi hidup bersama aku dan Rani saja. Aku menangis dan Rani ikut menangis. Umi juga menangis. Abi pun pergi dari rumah dan pergi jauh entah kemana.
Sedih sekali rasanya. Aku pun pergi dari rumah ini bersama Umi dan Rani. Kami menjual rumah mewah tersebut dengan harga Rp1.500.000. Akhirnya, rumah itu laku dibeli seorang lelaki yang nampak misterius itu. Kami membeli rumah yang harganya Rp1.000.000 dan kembaliannya 500 ribu itu kami beli untuk keperluan sehari-hari dirumah baru kami.
"My New Life" itulah kata-kata yang bisa aku sebutkan kali ini. Betapa sedihnya meninggalkan rumah yang banyak kenangan ini. Sebelum kami pergi, kami melihat rumah yang penuh kenangan, keceriaan, semua dijalani di rumah ini. Pokoknya, sangat berat meninggalkan rumah ini.
Kami pun menatap rumah kami kembali dimobil avanza milik Umi. Dari jauh, nampak laki-laki tersebut masuk kerumah dan menaruh barang-barangnya dibantu oleh pembantunya. Kami pun meninggalkan rumah tersebut dan melihat kembali sebelum berangkat. Ouhhh... Rasanya ingin terus bersama rumah ini yang penuh keindahan, keceriaan, dan kenangan. Banyak kenangan yang dilalui bersama saat aku dari kecil hingga besar dan Umi melahirkan Rani. Ouhh... Indahnya. Abi pasti akan terus aku doakan agar tetap sehat walaupun dia bukan istri Umi lagi dan bukan ayah kami lagi yang menafkahi keluarga. Aku harus berubah agar mandiri dan menjadi anak baik.
Teman-teman, tiru kelakuan Rana ya. Rana memang anak yang baik saat dia berubah lho. Makannya, kalian juga berubah dan sayang sama kedua orangtua. Jangan melawan dan emnjawab kata-katanya bila dia memarahimu. Oke?
Namaku Rana. Nama panjangku adalah Rana Safira. Aku punya adik bernama Rani. Nama panjangnya Rani Sarifa. Nama orangtuaku adalah Ahmad dan Alina. Kami adalah keluarga kecil bahagia.
Suatu hari, Abi dan Umi bertengkar. Aduhh.... kami pusing jadinya. Akhirnya, Abi meceraikan Umi dan Umi hidup bersama aku dan Rani saja. Aku menangis dan Rani ikut menangis. Umi juga menangis. Abi pun pergi dari rumah dan pergi jauh entah kemana.
Sedih sekali rasanya. Aku pun pergi dari rumah ini bersama Umi dan Rani. Kami menjual rumah mewah tersebut dengan harga Rp1.500.000. Akhirnya, rumah itu laku dibeli seorang lelaki yang nampak misterius itu. Kami membeli rumah yang harganya Rp1.000.000 dan kembaliannya 500 ribu itu kami beli untuk keperluan sehari-hari dirumah baru kami.
"My New Life" itulah kata-kata yang bisa aku sebutkan kali ini. Betapa sedihnya meninggalkan rumah yang banyak kenangan ini. Sebelum kami pergi, kami melihat rumah yang penuh kenangan, keceriaan, semua dijalani di rumah ini. Pokoknya, sangat berat meninggalkan rumah ini.
Kami pun menatap rumah kami kembali dimobil avanza milik Umi. Dari jauh, nampak laki-laki tersebut masuk kerumah dan menaruh barang-barangnya dibantu oleh pembantunya. Kami pun meninggalkan rumah tersebut dan melihat kembali sebelum berangkat. Ouhhh... Rasanya ingin terus bersama rumah ini yang penuh keindahan, keceriaan, dan kenangan. Banyak kenangan yang dilalui bersama saat aku dari kecil hingga besar dan Umi melahirkan Rani. Ouhh... Indahnya. Abi pasti akan terus aku doakan agar tetap sehat walaupun dia bukan istri Umi lagi dan bukan ayah kami lagi yang menafkahi keluarga. Aku harus berubah agar mandiri dan menjadi anak baik.
Teman-teman, tiru kelakuan Rana ya. Rana memang anak yang baik saat dia berubah lho. Makannya, kalian juga berubah dan sayang sama kedua orangtua. Jangan melawan dan emnjawab kata-katanya bila dia memarahimu. Oke?
Name : Savitri Nurudzaati Al-Kautsari & Haqqina Fayruzia Mahira Adela
Call Name : Sasya & Fira
Born : 25 June & 25 May
City : Semarang & Jakarta
Fav.Animal : Cat
Fav.Girlband : SNSD
Fav. Colour : Pink & Green
Bla : Blablabla
Posting Komentar